Desa Mangkupum memiliki keberagaman agama,suku bahkan budaya,salah satunya yaitu tradisi naik manau dan tari giring-giring pada resepsi adat dayak.Naik manau dan tari giring-giring memiliki makna yang erat dengan kehidupan,persatuan,serta harapan akan kebahagiaan bagi pasangan yang menikah.Naik manau adalah salah satu prosesi adat yang melambangkan perjalanan hidup pengantin menuju kehidupan rumah tangga yang baru.manau merupakan sejenis rotan yang berduri yang dalam filosofi dayak melambangkan kekuatan,keteguhan dan kesiapan laki-laki dayak dalam melindungi keluarga.Dalam prosesi naik manau yang memanjat pohon manau adalah mempelai pria/kerabatnya tanpa menggunakan alas kaki.Sedangkan tari giring-giring merupakan tari tradisional dayak menggunakan musik sederhana berupa bambu yang berisi biji-bijian sehingga menghasilkan suara gemerincing saat digerakkan.tarian ini sering dipentaskan dalam menyambut tamu kehormatan maupun memeriahkan upacara adat,termasuk pernikahan.
Warisan Budaya Dayak yang Sakral,Tradisi Naik Manau dan tari Giring-Giring dalam acara nikahan adat Dayak
Bacaan Serupa
Berita Terkait
Lambang Semangat Perjuangan Para Pahlawan yang Tidak Pernah Padam melalui kegiat...
4 minggu yang lalu
Pertemuan KPM PKH yang Akunnya Terindikasi Judi Online
1 hari yang lalu
Sebanyak 22 KPM Terima bantuan Beras Program Bela Tani yang disalurkan di Desa M...
1 bulan yang lalu
Gotong Royong Pembakaran Sisa Penebangan Pohon yang sudah mulai kering untuk me...
1 bulan yang lalu
Pemasangan Stiker Bantuan BPJS Ketenagakerjaan dirumah warga yang Kurang mampu/P...
1 bulan yang lalu
Kegiatan Musdes RKPDes Perubahan 2026 yang diselenggarakan oleh BPD bersama Peme...
1 bulan yang lalu